Mewariskan Dan Melestarikan Kebudayaan Masyarakat Aceh

Mewariskan Dan Melestarikan Kebudayaan Masyarakat Aceh- Berbicara tentang kebudayaan aceh dalam mengacu pada hasil cita rasa dan karsa orang. Atau masyarakat aceh itu sendiri yang di hasilkan melalui proses berfikir dan belajar. Tidaklah di katakan kebudayaan jika bukan produktif dan hasil proses belajar manusia dalam hal ini manusi aceh. Malah jika prioritas fikir dan belajarnya lebih maksimal tinggo menjadi barometer  tingkat dan mutu dari kebudayaan yang di hasilkannya.

Mewariskan Dan Melestarikan Kebudayaan Masyarakat Aceh

Mengingat yang di maksudkan orang atau masyarakat aceh demikian majmuk/plural yang terdiri dari tujuh etnis atau cub etnis. Kebudayaan aceh dengan demikian mengandung nilai nilai keumuman majmuk atau pluralitas pula. Ketujuh etnis/sub etnis yang memproduk kebudayaan aceh dimaksud adalah gayo alas tamiang simeuleu aneuk jamee dan aceh itu sendiri. Keragaman kemajemukan etnis/sub etnis yang ada di aceh merupakan kekayaan dan anugerah allah yang patut di syukuri. Masyarakat aceh hidup dengan filosofi dalam keragaman unity in diversity.

Hal ini merupakan konsep filosofi atau falsafah kehidupan bangsa indonesia umumnya yang kemajemukannya mencapai ratusan etnis. 6 agama dan beribu bahasa budaya dan adat istiadat masing masing. Dalam realitas kehidupan yang plural masyarakat aceh diikat oleh adat dan budayanya. Yang walaupun berbeda beda etnis bahasa dan adat budaya tetapi jika di tarik benang merahnya ditemukan nilai nilai kesatuan. Karena baik adat dan budaya seluruh etnis sub etnis yang ada di aceh melandasi pada syariat islam.

Oleh karenanya kata hikmah aceh atau yang di sebut juga dengan hadih maja yang sangat terkenal menyatakan. Adat bak po teumeureuhom hukom bak syiah kuala hukom ngon adat lage zat ngon sifeut. Ungkapan lain yang begitu popular dalam masyarakat aceh misalnya adat bersendi syara dan syara bersendikan kitabullah. Ungkapan terakhir di samping di anut di aceh juga menjadi filosofi dalam masyarakat minangkabau adat dan budaya aceh. Dengan demikian memiliki nilai tinggi karena berlandaskan pada kitabullah dan prinisip unity in di versity.

Mewariskan Dan Melestarikan Kebudayaan Masyarakat Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *