Wanita Tewas Dengan Pisau Tertancap Di perut Dibunuh Suami

Wanita Tewas Dengan Pisau Tertancap Di perut Dibunuh Suami- Penyidik polres jember jawa timur terus mendalami kasus suami yang tega menancapkan pisau. Di perut istrinya yang sedang sakit saat ini polisi sudah berhasil mengungkap motif rend setiawan membunuh fani amalia heniati. Wanita yang baru dinikahinya sembilan bulan silam peristiwa sadis itu terjadi di perumahan karyawan afdeling dampar. Kebun mumbul ptpn XII desa kawangrejo kabupaten jember jawa timur.

Wanita Tewas Dengan Pisau Tertancap Di perut Dibunuh Suami

Korban fani amalia yang tewas dengan sebuah pisau tertancap di perutnya bukan korban bunuh diri. Namun korban pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya sendiri kata kapolres jember akbp nurrizal saat menggelar pers rilis di mapolres jember. Berdasarkan keterangan tersangka pembunuhan tersebut dilakukan karena kecewa dan kemarahan yang di pendam oleh suaminya.

Sehingga menusuk istrinya dengan sebuah pisau milik tersangka yang berada di dalam kamar tambahnya. Ia menjelaskan tersangka merasa kecewa karena tidak di hargai sebagai suami dan seorang laki laki. Namun ada juga faktor ekonomi yang membuat pelaku sakit hati yang memicu pembunuhan yang di lakukan secara spontan oleh tersangka. Tersangka mengaku kesal karena setiap meminta sebagian uang gajinya yang di berikan kepada korban selalu dijawab habis.

Dan tidak di jelaskan uangnya habis untuk apa sehingga itu membuat tersangka kecewa terangnya. Diberitakan tersangka rendi menusuk istrinya yang di nikahi sembilan bulan lalu dengan sebuah pisau. Saat menghabisi nyawa fani tersangka menutup mulut korban dengan boneka. Sehingga tidak terdengar teriakan oleh tetangga. Setelah membunuh istrinya tersangka membuat sejumlah alibi dengan mengaburkan pembunuhan itu.

Dan berpura pura meminta tolong kepada bibi dan adiknya untuk mengecek kondisi korban yang sakit. Pelaku berpura pura membeli obat untuk korban namun saat telepon tidak diangkat. Sehingga minta tolong bibi dan adiknya untuk melihat istrinya di rumah dan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Dengan pisau yang masih tertancap di perutnya lanjutnya adik rendi renda dan sang bibi pun bergegas ke rumah rendi dan fani.

Disana rendi dan sri hartati melihat fani sedang tidur mereka mengira fani tertidur. Karena ada sebuah boneka di atas perutnya namun setelah coba dibangunkan dan boneka diambil. Barulah keduanya mengetahui ternyata ada pisau menancap di perut korban keduanya langsung meminta bantuan. Rendi akhirnya mengaku bahwa dirinya telah menusuk sang istri hingga tewas kami menemukan sejumlah kejanggalan yang membuat kami curiga. Tersangka di jerat dengan pasal 44 ayat 3 tenatng kdrt dan subsider dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Wanita Tewas Dengan Pisau Tertancap Di perut Dibunuh Suami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *